Pengumuman
Pedoman Teknis Inovasi Sinar Bahari Klik disini untuk detail | Lihat Semua
Logo KPP Logo RSUD

Dinas Perikanan dan Pangan

Kabupaten Pesisir Selatan

Dinas Perikanan Rencanakan Inovasi Gerakan seribu Kolam di Nagarai Duku Kec. Tarusan.

10 May 2019 14:57:48 WIB 280x dibaca
Dinas Perikanan Rencanakan Inovasi Gerakan seribu Kolam di Nagarai Duku Kec. Tarusan.

Inovasi gerakan seribu kolam merupakan langkah efektif untuk menjadikan sektor perikanan memberikan manfaat optimal kepada masyarakat dimana pengembangan perikanan harus dengan inovasi yang memaksimalkan potensi yang ada. Dan sesuaikan pengembangannya dengan kebutuhan.

Peninjauan lokasi itu dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Peikanan Kab.Pessel, Andi Syafinal,S.Pi., M,Si yang didampingi oleh Kabid Pegelolaan Pembudidayaan Ikan di Nagari Duku Kecamatan Tarusan (10/05).

"Peninjauan ini dilakukan agar dapat langsung melihat potensi SDA di Nagari duku terkait dengan rencana inovasi gerakan seribu kolam yang nantinya pada tahap pertama akan dibangun sebanyak 20 unit kolam bundar dengan komoditas ikan lele ," kata Kepala Dinas Perikanan Pessel, Andi Syafinal,S.Pi.,M.Si.

Dimana sektor Perikanan sangat potensial untuk pemberdayaan ekonomi rakyat dan mempunyai multiplier effect yang sangat luas. Karena usaha-usaha di sektor perikanan terkait langsung dengan banyak sektor lain yang mempengaruhi kehidupan ekonomi rakyat.

Selain itu, Inovasi gerakan seribu kolam itu juga dimaksudkan agar ibu – ibu PKK di wilayah tersebut lebih diberdayakan karna dengan adanya usaha perikanan budidaya juga dapat menjadi pendapatan tambahan di keluarga selain dari tersedianya kebutuhan pangan keluarga yaitu ikan. ujar Kadis Perikanan Pessel.

Lebih lanjut Kadis Perikanan Pessel mengungkapkan bahwa di Nagari Duku Kecamatan Tarusan meraih Juara harapan 1 lomba dasawisma Tingkat Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2019 dan sudah melakukan pemanfaatan pekarangan rumah dengan pemeliharaan ikan di kolam terpal yang saat ini berjumlah 20 unit.

Ditambahkanya bahwa permasalahan oleh masyarakat di Nagari Duku dalam melakukan kegiatan budidaya selama ini adalah hanya dengan cara tradisional tanpa mempertimbangkan aspek teknis dalam pemeliharaan ikan seperti Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB).

Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan di bidang perikanan. Sehingga kegiatan perikanan budidaya yang dilakukan oleh masyarakat tidak ekonomis karna pengetahuan tentang aspek teknis dan teknologi sangat berpengaruh dalam keberlanjutan usaha perikanan.

" Dengan adanya inovasi gerakan seribu kolam ini diharapkan masyarakat lebih termotivasi dalam mengembangkan kegiatan perikanan budidaya dengan pemanfaatan pekarangan rumah, kegiatan PKK selama ini dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat (ekonomis) dan terakhir dengan adanya inovasi ini tentu bentuk kontribusi Dinas Perikanan dalam mentransfer atau mensosialisasikan kepada masyarakat berupa teknolgi dan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB)," tutupnya.

Penulis: DINAS PERIKANAN DAN PANGAN

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum Ada Komentar

Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.

Share :

Kategori

Kategori tidak tersedia
Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.
Menu Aksesibilitas